Berita dan Artikel

19 October 2025
Stop Komplain Berceceran di WA! Sentralisasi Keluhan dengan Ticketing Management System
Stop Komplain Berceceran di WA! Sentralisasi Keluhan dengan Ticketing Management System - Simplo

"Pak, AC kamar saya mati." "Bu, lampu koridor lantai 5 kedip-kedip." "Internet di ruang rapat lambat."

Jika Anda seorang manajer properti, Anda mungkin menerima keluhan seperti ini setiap hari melalui WhatsApp, email, telepon, atau bahkan lisan di lobi. Masalahnya? Laporan-laporan ini berceceran, sulit dilacak, dan seringkali terlewat. Akibatnya, penghuni frustrasi dan tim teknisi kewalahan.

Solusinya adalah Ticketing Management System atau Sistem Manajemen Tiket (sering juga disebut Work Order System).

Apa Itu Ticketing Management System? Ini adalah platform perangkat lunak terpusat di mana semua keluhan, permintaan layanan, dan laporan masalah dikumpulkan, dikelola, ditugaskan, dan dilacak hingga selesai.

Alur Kerja Ideal dengan Sistem Tiket:

  1. Lapor dari Satu Pintu: Penghuni atau karyawan melaporkan masalah melalui aplikasi mobile atau portal web khusus. Mereka bisa menyertakan foto atau video.

  2. Tiket Dibuat: Laporan tersebut secara otomatis menjadi "tiket" digital dengan nomor pelacakan unik.

  3. Penugasan (Assign): Supervisor atau sistem otomatis menugaskan tiket tersebut ke teknisi yang relevan (misal: keluhan AC ke tim HVAC, keluhan lampu ke tim elektrikal).

  4. Proses & Update: Teknisi menerima tugas di aplikasi mereka. Mereka dapat memperbarui status (misal: "Sedang Dikerjakan", "Menunggu Suku Cadang"). Pelapor bisa melihat progres ini secara real-time.

  5. Selesai & Tutup: Setelah masalah teratasi, teknisi menutup tiket (seringkali dengan bukti foto perbaikan), dan pelapor mendapat notifikasi.

Mengapa Ini Mengubah Segalanya?

  • Tidak Ada Laporan Terlewat: Semua permintaan masuk ke satu dasbor. Tidak ada lagi yang tenggelam di grup WA.

  • Transparansi Penuh: Penghuni merasa didengar karena mereka dapat melacak status keluhan mereka.

  • Pengukuran Kinerja (SLA): Anda dapat mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan tim Anda untuk merespons dan menyelesaikan masalah. Ini adalah KPI (Key Performance Indicator) yang vital.

  • Data untuk Perbaikan: Anda bisa melihat tren. "Mengapa laporan AC bocor paling banyak di lantai 10?" Data ini membantu Anda beralih dari perbaikan reaktif ke perawatan preventif.

Kesimpulan Berhentilah memadamkan api secara manual. Ticketing Management System dari Simplo.id memberi Anda kendali penuh atas operasional gedung, meningkatkan kepuasan penghuni, dan membuat tim teknisi Anda bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras.

Ubah keluhan menjadi kepuasan. Lihat bagaimana Ticketing System Simplo.id bekerja.

Previous Article
Cara Kerja Pajaga Guard Patrol System: Memastikan Keamanan Proaktif, Bukan Reaktif
Next Article
Unified Security Command Centre: Solusi Terpadu untuk Manajemen Keamanan Modern